DI TENGAH kondisi perekonomian yang kian tak menentu, terdapat salah satu bentuk investasi yang memberikan angin segar. Muncul dengan nama unit link.
Investasi ini semakin gencar dilirik orang karena manfaat ganda yang dimiliki, yakni proteksi berbalut investasi. Sebagai definisi sederhana, unit link dapat diartikan sebagai produk asuransi yang melibatkan investasi. Artinya, sembari Anda menjaga diri sendiri (proteksi), Anda juga bisa melakukan investasi.
Untuk proteksi, sepertinya hal ini sudah tidak perlu penjelasan yang panjang lebar. Sebab, kejadian krisis moneter (krismon) pada 1997-1998 mengajarkan satu hal penting bagi manusia. Yaitu menjaga dan melindungi diri sendiri. Jika semua kondisi sudah begitu luluh lantak seperti pada saat krismon, pada akhirnya hal yang menjadi sangat penting adalah bagaimana kondisi diri kita sendiri?
Pengamat asuransi jiwa yang juga mantan Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Angger P Yuwono mengatakan, saat itu angka asuransi jiwa naik hingga 25 persen. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan "investasi" terhadap dirinya melonjak naik.
Karena itu, kendati harga minyak dunia melonjak tinggi yang mengakibatkan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri ikut tinggi pula, disertai kenaikan inflasi, industri asuransi jiwa diklaim tidak akan terpengaruh semua itu.
Begitu halnya dengan unit link, setelah tujuh tahun berlalu, ternyata bentuk investasi ini masih menjadi "primadona" karena keuntungan yang diraihnya bisa berkali-kali lipat. Ada baiknya kita mulai mengurut alasan "kebaikan" unit link yang diakui para pelaku industri asuransi jiwa sehingga bisa mendominasi di lapangan. Setidaknya ada tiga alasan, yakni alasan proteksi untuk jiwa. Dalam hal ini, paradigma masyarakat sudah mulai bergeser meyakini kepada arah pentingnya memiliki bentuk asuransi untuk melindungi diri sendiri. Perubahan paradigma ini jelas semakin menyuburkan industri asuransi jiwa.
Kedua, untuk investasi. Ibarat kata pepatah, "sekali mendayung dua tiga pulau terlewati". Demikian halnya unit link. "Kalau dari unit link rangsangan orang mengambil asuransi jiwa bisa dibilang lebih besar. Makanya kondisi perekonomian begini ya tidak terlalu berpengaruh," jelas Angger.
Berdasarkan data unaudited AAJI, hingga Desember 2007, kinerja unit link telah mendorong premi bisnis baru asuransi jiwa melonjak 94 persen dibandingkan dengan 2006. Angkanya yakni dari Rp15,8 triliun menjadi Rp30,6 triliun. Premi produksi baru dari unit-link tumbuh menjadi Rp13,8 triliun dari Rp4,6 triliun pada 2006.
Alasan ketiga, yakni terciptanya peluang usaha. Otomatis, ketika satu produk diminati masyarakat, hal ini akan serta-merta diikuti peluang bisnis. Saat ini, para pelaku industri asuransi jiwa mengaku bisa dikatakan hampir 90 persen perusahaan asuransi jiwa yang "memainkan" produk tersebut.
Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Eddy Berutu optimistis produk proteksi berbalut investasi ini akan semakin diminati ke depannya oleh masyarakat. Pada titik ini, masyarakat akan mulai membandingkan perolehan deposito biasa dengan imbal hasil lebih menarik dari produk unit link.
Selain itu, unit link bisa dipastikan sebagai bentuk investasi yang tidak mudah turun jika dibandingkan dengan investasi lainnya seperti reksa dana. Sementara itu, Kepala Biro Perasuransian Bapepam/LK Isa Racmatawarta mengatakan, ke depan unit link masih akan tetap menjadi pilihan utama. Dia menilai produk ini "diuntungkan" oleh sifat transparan bagi nasabah. "Unit link memastikan nasabah bisa memiliki transparan investasi dan sharing investasi," jelasnya. Isa menerangkan, masyarakat akan semakin diyakinkan oleh prinsip penjualan yang dilakukan tenaga pemasaran yang ada di bancassurance.
Kendati demikian, dia tetap mengingatkan jika produk unit link juga memiliki kelemahan. Yakni jika perusahaan asuransi jiwa gagal melakukan investasi, maka pemegang polis itu juga akan ikut merugi. Dalam unit link, risiko investasi ditanggung oleh investor yang sekaligus pemegang polis.
Hingga saat ini, perusahaan asuransi jiwa yang tercatat menjual unit link,di antaranya AIG Life, Prudential Life Assurance, Manulife Indonesia, Sun Life Financial Indonesia, Allianz Life Indonesia, Sequis Life, Jiwasraya, MAA Life, AIA Indonesia, Astra CMG Life, dan Axa Mandiri Financial Services.
(sindo//tty)
Sabtu, 25 Oktober 2008
Sabtu, 20 September 2008
Dinar Emas untuk Semua
SEBAGIAN kalangan beranggapan investasi pada dinar emas hanya diperuntukkan bagi golongan tertentu.
Namun, bukan berarti hanya masyarakat muslim saja yang bisa berinvestasi dinar emas, semua kalangan bisa memilih instrumen investasi ini. Menurut pengamat investasi dinar emas Yayan Dharmawangsa, perbedaan mendasar investasi pada dinar emas dan emas batangan adalah nilai satuannya.
Dinar emas adalah emas 22 karat dengan berat 4,25 gram. "Penentuan berat dinar emas memang dilakukan khalifah Islam. Tapi bukan berarti nonmuslim tidak bisa berinvestasi pada dinar emas," tuturnya.
Karena merupakan emas, maka kelebihan berinvestasi pada dinar emas sama dengan emas batangan. Nilai intrinsiknya tidak akan berkurang akibat inflasi atau gejolak ekonomi. Hal itulah yang menyebabkan investasi pada emas, khususnya dinar emas lebih menguntungkan dibandingkan berinvestasi pada produk perbankan.
Meskipun pada prinsipnya sama, masyarakat yang berinvestasi pada dinar emas belum sebanyak pada emas batangan. Salah satu penyebabnya adalah persepsi keliru yang menyebutkan investasi pada dinar emas hanya diperuntukkan bagi golongan tertentu.
Namun, Yayan optimistis di masa mendatang berinvestasi pada dinar emas akan memiliki prospek yang tidak kalah menguntungkan dengan jenis investasi lain. Khusus bagi umat Islam, berinvestasi dinar emas akan memiliki keuntungan lain, yakni mempermudah pembayaran zakat.
Karena perbankan nasional belum mengadakan layanan tabungan berupa emas atau dinar emas, hal ini memaksa pemilik emas menyimpan emas atau dinar emas yang dimiliki melalui cara konvensional. Baik itu di rumah, atau di sejumlah bank atau lembaga lain yang menyediakan safe deposit box.
Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Agustianto mengatakan, investasi pada dinar emas bisa melalui dua cara, yakni wakala dan pribadi. Wakala merupakan lembaga penitipan uang dinar serta penyedia jasa transfer. Wakala merupakan infrastruktur yang harus disediakan agar investasi dinas emas dapat berjalan dengan baik. "Dinar emas bisa juga disimpan sendiri oleh pemiliknya," katanya.
Di Indonesia, wakala bisa menjadi ujung tombak dalam pengelolaan investasi dinar emas. Wakala yang akan mengelola investasi dinar emas. Lembaga tersebut sudah banyak terdapat di beberapa daerah di Indonesia. Karena itu, calon investor tidak perlu ragu mencari tempat membeli, menjual atau mengelola dinar emas yang dimilikinya.
Bila saja pemerintah berperan lebih aktif lagi, Agustianto yakin investasi dinar emas akan berkembang lebih pesat lagi. Sebab, di tengah situasi ekonomi yang diwarnai dengan tingginya tingkat inflasi, investasi dinar emas bisa memberikan imbal hasil (yield) lebih dari 50 persen dalam waktu yang tidak lama. Sementara dalam kondisi normal, pertumbuhannya bisa mencapai 25 persen. "Hal itulah yang membuat saya optimistis investasi dinar emas memiliki prospek yang baik," jelasnya.
Karena tidak berpengaruh pada tingkat inflasi, investasi ini tentunya juga tidak rawan fluktuasi harga seperti beberapa jenis investasi di sektor keuangan misalnya reksa dana dan saham.
Agustianto menyatakan, investasi di dinar emas bisa dilakukan siapa saja. Dalam sejarahnya,Romawi merupakan bangsa pertama yang menggunakan emas sebagai alat tukar. Karena banyak manfaatnya, bangsa Arab dan bangsa lain kemudian mengadopsinya. Dalam perkembangan selanjutnya, bangsa-bangsa di dunia kemudian menjadikan uang sebagai alat tukar.
Karena sudah memahami manfaat berinvestasi di emas khususnya dinar emas, sekarang ini sejumlah negara telah mulai mengumpulkan cadangan devisa dalam bentuk emas. Bahkan, di Amerika Serikat (AS) sekitar 60 persen dari cadangan devisanya diperkirakan dalam bentuk emas. "Kalau kita masih kurang karena minimnya sosialisasi. Tapi di masa depan saya optimistis akan semakin banyak masyarakat yang mempergunakan dinar emas sebagai instrumen investasi," tuturnya.
Portabilitas dan tingkat kerahasiaan dari emas adalah nilai tambah yang penting. Selain itu, sebuah fakta yang tidak terelakkan adalah emas merupakan aset nyata dan bukan merupakan utang. Semua jenis aset kertas, seperti surat utang, saham, dan bahkan deposito bank merupakan pernyataan janji utang yang akan dibayarkan. Nilainya sangat bergantung kepada kepercayaan penanam modal bahwa janji tersebut akan dipenuhi.
Penulis beberapa buku yang membahas dinar emas Zaim Saidi mengatakan, dinar emas mulai diperjualkan kembali di Indonesia beberapa tahun lalu. Pada saat itu, sejumlah masyarakat mulai melihat tidak stabilnya nilai mata uang yang disebabkan kondisi ekonomi. Setelah itu, sekelompok warga membentuk amirat yang bertanggung jawab besar atas permintaan dan penawaran dinar emas.
Amirat kemudian mendorong pembentukan wakala di sejumlah daerah. Wakala diperlukan agar penjualan dinar emas dapat meningkat pesat. Wakala memiliki fungsi yang hampir sama dengan money changer.
(sindo//tty)
Namun, bukan berarti hanya masyarakat muslim saja yang bisa berinvestasi dinar emas, semua kalangan bisa memilih instrumen investasi ini. Menurut pengamat investasi dinar emas Yayan Dharmawangsa, perbedaan mendasar investasi pada dinar emas dan emas batangan adalah nilai satuannya.
Dinar emas adalah emas 22 karat dengan berat 4,25 gram. "Penentuan berat dinar emas memang dilakukan khalifah Islam. Tapi bukan berarti nonmuslim tidak bisa berinvestasi pada dinar emas," tuturnya.
Karena merupakan emas, maka kelebihan berinvestasi pada dinar emas sama dengan emas batangan. Nilai intrinsiknya tidak akan berkurang akibat inflasi atau gejolak ekonomi. Hal itulah yang menyebabkan investasi pada emas, khususnya dinar emas lebih menguntungkan dibandingkan berinvestasi pada produk perbankan.
Meskipun pada prinsipnya sama, masyarakat yang berinvestasi pada dinar emas belum sebanyak pada emas batangan. Salah satu penyebabnya adalah persepsi keliru yang menyebutkan investasi pada dinar emas hanya diperuntukkan bagi golongan tertentu.
Namun, Yayan optimistis di masa mendatang berinvestasi pada dinar emas akan memiliki prospek yang tidak kalah menguntungkan dengan jenis investasi lain. Khusus bagi umat Islam, berinvestasi dinar emas akan memiliki keuntungan lain, yakni mempermudah pembayaran zakat.
Karena perbankan nasional belum mengadakan layanan tabungan berupa emas atau dinar emas, hal ini memaksa pemilik emas menyimpan emas atau dinar emas yang dimiliki melalui cara konvensional. Baik itu di rumah, atau di sejumlah bank atau lembaga lain yang menyediakan safe deposit box.
Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Agustianto mengatakan, investasi pada dinar emas bisa melalui dua cara, yakni wakala dan pribadi. Wakala merupakan lembaga penitipan uang dinar serta penyedia jasa transfer. Wakala merupakan infrastruktur yang harus disediakan agar investasi dinas emas dapat berjalan dengan baik. "Dinar emas bisa juga disimpan sendiri oleh pemiliknya," katanya.
Di Indonesia, wakala bisa menjadi ujung tombak dalam pengelolaan investasi dinar emas. Wakala yang akan mengelola investasi dinar emas. Lembaga tersebut sudah banyak terdapat di beberapa daerah di Indonesia. Karena itu, calon investor tidak perlu ragu mencari tempat membeli, menjual atau mengelola dinar emas yang dimilikinya.
Bila saja pemerintah berperan lebih aktif lagi, Agustianto yakin investasi dinar emas akan berkembang lebih pesat lagi. Sebab, di tengah situasi ekonomi yang diwarnai dengan tingginya tingkat inflasi, investasi dinar emas bisa memberikan imbal hasil (yield) lebih dari 50 persen dalam waktu yang tidak lama. Sementara dalam kondisi normal, pertumbuhannya bisa mencapai 25 persen. "Hal itulah yang membuat saya optimistis investasi dinar emas memiliki prospek yang baik," jelasnya.
Karena tidak berpengaruh pada tingkat inflasi, investasi ini tentunya juga tidak rawan fluktuasi harga seperti beberapa jenis investasi di sektor keuangan misalnya reksa dana dan saham.
Agustianto menyatakan, investasi di dinar emas bisa dilakukan siapa saja. Dalam sejarahnya,Romawi merupakan bangsa pertama yang menggunakan emas sebagai alat tukar. Karena banyak manfaatnya, bangsa Arab dan bangsa lain kemudian mengadopsinya. Dalam perkembangan selanjutnya, bangsa-bangsa di dunia kemudian menjadikan uang sebagai alat tukar.
Karena sudah memahami manfaat berinvestasi di emas khususnya dinar emas, sekarang ini sejumlah negara telah mulai mengumpulkan cadangan devisa dalam bentuk emas. Bahkan, di Amerika Serikat (AS) sekitar 60 persen dari cadangan devisanya diperkirakan dalam bentuk emas. "Kalau kita masih kurang karena minimnya sosialisasi. Tapi di masa depan saya optimistis akan semakin banyak masyarakat yang mempergunakan dinar emas sebagai instrumen investasi," tuturnya.
Portabilitas dan tingkat kerahasiaan dari emas adalah nilai tambah yang penting. Selain itu, sebuah fakta yang tidak terelakkan adalah emas merupakan aset nyata dan bukan merupakan utang. Semua jenis aset kertas, seperti surat utang, saham, dan bahkan deposito bank merupakan pernyataan janji utang yang akan dibayarkan. Nilainya sangat bergantung kepada kepercayaan penanam modal bahwa janji tersebut akan dipenuhi.
Penulis beberapa buku yang membahas dinar emas Zaim Saidi mengatakan, dinar emas mulai diperjualkan kembali di Indonesia beberapa tahun lalu. Pada saat itu, sejumlah masyarakat mulai melihat tidak stabilnya nilai mata uang yang disebabkan kondisi ekonomi. Setelah itu, sekelompok warga membentuk amirat yang bertanggung jawab besar atas permintaan dan penawaran dinar emas.
Amirat kemudian mendorong pembentukan wakala di sejumlah daerah. Wakala diperlukan agar penjualan dinar emas dapat meningkat pesat. Wakala memiliki fungsi yang hampir sama dengan money changer.
(sindo//tty)
Rabu, 20 Agustus 2008
Menghitung Sendiri Anggaran Pendidikan
MERENCANAKAN anggaran dana pendidikan anak sebenarnya bisa dilakukan sejak dini. Apalagi menyikapi mahalnya dana pendidikan, mulai tingkat paling dasar seperti playgroup hingga universitas. Dana yang dibutuhkan bisa puluhan juta. Menghitung sendiri dana yang akan dihabiskan si buah hati ketika menginjak bangku sekolahan tentu saja menjadi alternatif cerdas agar bisa menyisihkan dana yang tepat untuk tabungan pendidikan.
Untuk menghitung sendiri anggaran pendidikan, bisa dimulai dengan menentukan terlebih dulu tujuan pendidikan anak, misalnya dari SD hingga universitas. Lengkapi pula hitungan tersebut dengan kategori jenjang sekolah misal negeri atau swasta, daerah atau di Ibu Kota, pendidikan ke luar negeri atau di dalam negeri saja.
Kemudian hitung biaya sekolah per masing-masing jenjang pendidikan yang direncanakan. Untuk menghitungnya, bisa dimulai dengan mengumpulkan brosur-brosur promosi sekolah. Atau lakukan perhitungan dengan bantuan perencana atau penasihat keuangan. Atau minimal dengan orang yang mengerti masalah keuangan. Bisa saja saudara, teman, atau tetangga.
Rencana dana pendidikan anak bisa juga dihitung sendiri dengan mempertimbangkan biaya yang akan timbul di kemudian hari (future value) dengan memasukkan asumsi tingkat inflasi per tahunnya. Hitung dana yang harus disisihkan dari penghasilan berdasarkan perhitungan biaya tadi, untuk mendapatkan biaya pendidikan yang akan direncanakan. Dana tersebut simulasikan untuk cara menabung per tahun. Bila kemampuan tidak mencukupi, lakukan penyesuaian.
"Ketika anak pertama, saya belum terbiasa menghitung anggaran pendidikan mereka, namun setelah anak kedua hendak masuk SD, saya mulai menghitungnya dan menyisihkan dana untuk ditabung," kata salah satu pegawai Bank BCA di Jakarta, Indah Kustini.
Tidak mudah memang menghitung anggaran pendidikan anak. Namun, setelah berpengalaman dengan pendidikan anak pertama, biasanya orangtua mulai lebih telaten menyisihkan dana pendidikan.
"Biasanya saya menghitungnya dengan cara mengalkulasikan perkiraan biaya SPP setiap tingkatan sekolah, setelah itu saya kalkulasikan. Kemudian baru dihitung berdasarkan penghasilan," tambah Indah.
Cara lainnya untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan atau biaya pendidikan anak, menurut Indah, juga bisa didapatkan dengan mudah di internet. Bahkan, di website tertentu tersedia cara yang paling bagus untuk menghitung perkiraan anggaran pendidikan dan menyeimbangkannya dengan pemasukan. "Karena saya bekerja di bank, jadi bagi saya hitung menghitung perkiraan biaya bukan masalah," terangnya sambil tersenyum.
Ibu-ibu lain di Indonesia mungkin belum banyak yang mengerti tentang pentingnya menghitung biaya pendidikan untuk anak. Tujuannya tentu saja untuk menjaga masa depan si buah hati agar tetap terjamin, dan kejadian seperti putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tidak akan terjadi pada anak-anak Indonesia.
(sindo//tty)
Untuk menghitung sendiri anggaran pendidikan, bisa dimulai dengan menentukan terlebih dulu tujuan pendidikan anak, misalnya dari SD hingga universitas. Lengkapi pula hitungan tersebut dengan kategori jenjang sekolah misal negeri atau swasta, daerah atau di Ibu Kota, pendidikan ke luar negeri atau di dalam negeri saja.
Kemudian hitung biaya sekolah per masing-masing jenjang pendidikan yang direncanakan. Untuk menghitungnya, bisa dimulai dengan mengumpulkan brosur-brosur promosi sekolah. Atau lakukan perhitungan dengan bantuan perencana atau penasihat keuangan. Atau minimal dengan orang yang mengerti masalah keuangan. Bisa saja saudara, teman, atau tetangga.
Rencana dana pendidikan anak bisa juga dihitung sendiri dengan mempertimbangkan biaya yang akan timbul di kemudian hari (future value) dengan memasukkan asumsi tingkat inflasi per tahunnya. Hitung dana yang harus disisihkan dari penghasilan berdasarkan perhitungan biaya tadi, untuk mendapatkan biaya pendidikan yang akan direncanakan. Dana tersebut simulasikan untuk cara menabung per tahun. Bila kemampuan tidak mencukupi, lakukan penyesuaian.
"Ketika anak pertama, saya belum terbiasa menghitung anggaran pendidikan mereka, namun setelah anak kedua hendak masuk SD, saya mulai menghitungnya dan menyisihkan dana untuk ditabung," kata salah satu pegawai Bank BCA di Jakarta, Indah Kustini.
Tidak mudah memang menghitung anggaran pendidikan anak. Namun, setelah berpengalaman dengan pendidikan anak pertama, biasanya orangtua mulai lebih telaten menyisihkan dana pendidikan.
"Biasanya saya menghitungnya dengan cara mengalkulasikan perkiraan biaya SPP setiap tingkatan sekolah, setelah itu saya kalkulasikan. Kemudian baru dihitung berdasarkan penghasilan," tambah Indah.
Cara lainnya untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan atau biaya pendidikan anak, menurut Indah, juga bisa didapatkan dengan mudah di internet. Bahkan, di website tertentu tersedia cara yang paling bagus untuk menghitung perkiraan anggaran pendidikan dan menyeimbangkannya dengan pemasukan. "Karena saya bekerja di bank, jadi bagi saya hitung menghitung perkiraan biaya bukan masalah," terangnya sambil tersenyum.
Ibu-ibu lain di Indonesia mungkin belum banyak yang mengerti tentang pentingnya menghitung biaya pendidikan untuk anak. Tujuannya tentu saja untuk menjaga masa depan si buah hati agar tetap terjamin, dan kejadian seperti putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tidak akan terjadi pada anak-anak Indonesia.
(sindo//tty)
Minggu, 20 Juli 2008
Strategi Menekan Biaya Pernikahan
PERNIKAHAN merupakan tali pengikat yang kuat bagi dua hati yang sedang jatuh cinta. Melalui pernikahan yang resmi, tidak hanya sepasang kekasih yang berbahagia, tetapi juga keluarga dan tamu undangan yang hadir saat pesta.
Namun untuk mempersiapkan tempat, peralatan, dan kebutuhan pernikahan lainnya memang bukan perkara mudah. Anda harus rela menghabiskan uang dalam jumlah yang tidak sedikit untuk membuat acara pesta Anda berlangsung sukses.
Agar Anda tidak berlebihan mengeluarkan dana untuk pesta penikahan, Anda perlu mengikuti saran di bawah ini, seperti dilansir Femalefirst:
Anda bisa menyimpan uang untuk masa depan
Anda harus lebih memerhatikan kesehatan Anda dengan tidak membeli rokok. Coba Anda pikirkan berapa banyak uang yang Anda habiskan untuk membeli rokok, karena lebih baik uang tersebut ditabuh untuk biaya pernikahan. Uang tersebut bisa Anda gunakan untuk membeli jas mewah yang akan dikenakan pada acara pernikahan Anda nanti.
Ubahlah kebiasaan minum kopi
Pria biasanya identik dengan kopi. Apakah Anda pernah berpikir kopi itu tidak baik buat kesehatan Anda? Berapa banyak biaya yang harus Anda keluarkan untuk meminum kopi? Kalau biaya membeli kopi itu dikalikan selama sebulan, tentu jumlahnya tidak sedikit. Oleh karena itu, Anda harus meneliti lebih dalam manfaat meminum kopi.
Hematlah berbelanja
Saat berbelanja kaum wanita sering kali lupa membeli kebutuhan inti dan larut membeli barang-barang menarik lainnya. Anda sebaiknya harus bisa menaha keinginan Anda membeli barang-barang bagus. Belilah barang-barang yang sedang Anda butuhkan saat ini.
Anda bisa menjual barang-barang yang sudah tidak bermanfaat lagi
Anda dan pasangan bisa mengumpulkan barang-barang yang tidak bermanfaat lagi untuk menambah tabungan Anda. Uang tersebut bisa jadi menyelamatkan Anda untuk membeli keperluan pernikahan.
Mengeluarkan uang sesuai kebutuhan
Zaman sekarang banyak pria sering kali datang ke tempat fitnes untuk berolahraga dan memengencangkan otot. Mereka bahkan ada yang rela menjadi member dari tempat fitnes tersebut. Tanpa disadari mereka pun harus mengeluarkan uang ratusan ribu setiap bulan.
Jika Anda ingin memiliki tubuh atletis, Anda bisa berolahraga ringan dan tidak harus mengeluarkan dana banyak, seperti lari pagi. Anda pun kini bisa menyimpan uang, yang bisa Anda pergunakan untuk membeli cincin pernikahan. Selamat mencoba!
(tty)
Namun untuk mempersiapkan tempat, peralatan, dan kebutuhan pernikahan lainnya memang bukan perkara mudah. Anda harus rela menghabiskan uang dalam jumlah yang tidak sedikit untuk membuat acara pesta Anda berlangsung sukses.
Agar Anda tidak berlebihan mengeluarkan dana untuk pesta penikahan, Anda perlu mengikuti saran di bawah ini, seperti dilansir Femalefirst:
Anda bisa menyimpan uang untuk masa depan
Anda harus lebih memerhatikan kesehatan Anda dengan tidak membeli rokok. Coba Anda pikirkan berapa banyak uang yang Anda habiskan untuk membeli rokok, karena lebih baik uang tersebut ditabuh untuk biaya pernikahan. Uang tersebut bisa Anda gunakan untuk membeli jas mewah yang akan dikenakan pada acara pernikahan Anda nanti.
Ubahlah kebiasaan minum kopi
Pria biasanya identik dengan kopi. Apakah Anda pernah berpikir kopi itu tidak baik buat kesehatan Anda? Berapa banyak biaya yang harus Anda keluarkan untuk meminum kopi? Kalau biaya membeli kopi itu dikalikan selama sebulan, tentu jumlahnya tidak sedikit. Oleh karena itu, Anda harus meneliti lebih dalam manfaat meminum kopi.
Hematlah berbelanja
Saat berbelanja kaum wanita sering kali lupa membeli kebutuhan inti dan larut membeli barang-barang menarik lainnya. Anda sebaiknya harus bisa menaha keinginan Anda membeli barang-barang bagus. Belilah barang-barang yang sedang Anda butuhkan saat ini.
Anda bisa menjual barang-barang yang sudah tidak bermanfaat lagi
Anda dan pasangan bisa mengumpulkan barang-barang yang tidak bermanfaat lagi untuk menambah tabungan Anda. Uang tersebut bisa jadi menyelamatkan Anda untuk membeli keperluan pernikahan.
Mengeluarkan uang sesuai kebutuhan
Zaman sekarang banyak pria sering kali datang ke tempat fitnes untuk berolahraga dan memengencangkan otot. Mereka bahkan ada yang rela menjadi member dari tempat fitnes tersebut. Tanpa disadari mereka pun harus mengeluarkan uang ratusan ribu setiap bulan.
Jika Anda ingin memiliki tubuh atletis, Anda bisa berolahraga ringan dan tidak harus mengeluarkan dana banyak, seperti lari pagi. Anda pun kini bisa menyimpan uang, yang bisa Anda pergunakan untuk membeli cincin pernikahan. Selamat mencoba!
(tty)
Jumat, 20 Juni 2008
Investasi Emas Selalu Menguntungkan
KONDISI pasar keuangan yang masih tidak menentu membuat masyarakat harus pintar mengelola dana yang dimiliki. Hampir setahun terakhir, risiko investasi di sektor keuangan meningkat tajam.
Ambruknya pasar modal membuat kalangan investor kini kembali memburu komoditas. Selain minyak mentah (crude oil), komoditas yang sedang diburu investor adalah emas. Di negara yang masyarakatnya sudah maju, kondisi ini justru membuat bergairah semua jenis investasi emas, termasuk transaksi derivatifnya.
Berbeda dengan produk investasi modern seperti reksa dana, saham, dan obligasi yang baru dikenal belakangan ini, emas menjadi barang investasi dari masa ke masa. Emas bisa dijadikan bagian dari portofolio investasi para pemodal, sebagian alternatif diversifikasi investasi.
Salah satu keunggulan emas, harganya selalu bergerak mengikuti laju inflasi. Meski puluhan tahun tersimpan, emas tetap sama nilainya. Berbeda dengan menyimpan dana dalam bentuk uang tunai, nilai uang akan berkurang termakan inflasi bila disimpan dalam kurun waktu yang lama.
"Pasar masih menunggu momentum, apabila USD melemah harga emas akan meningkat. Spekulasi terhadap komoditas minyak mulai turun, dan kini investor memburu emas," ujar Country Manager World Gold Council (WGC) Indonesia Leo Hadi Loe.
Meskipun harga emas kerap berfluktuasi, dari waktu ke waktu cenderung terus mengalami peningkatan. Contohnya sepekan terakhir, harga emas sempat anjlok ke level Rp230.000 per gram, tapi dalam sepekan berhasil rebound ke posisi Rp266.000 per gram.
Dibandingkan investasi komoditas lain, emas mempunyai banyak keunggulan. Di antaranya, emas merupakan jenis investasi yang nilainya sangat stabil, likuid, dan aman secara riil, serta dapat dikelola sendiri. Dengan demikian, emas sangat layak menjadi salah satu bagian dari portofolio investasi.
Menurut Leo, investasi di komoditas ini sangat menguntungkan. Apalagi di tengah kondisi perekonomian dunia yang lesu. "Ada support level yang membuat harga emas tidak akan turun," sebutnya.
Begitu mudahnya berinvestasi emas membuat siapa pun bisa menjadi investor emas. Investasi bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga, profesional, pelaku usaha, pelaku bursa ataupun perusahaan-perusahaan sebagai alternatif investasi.
Sementara Direktur Utama PT Kurnia Jaya Danial Franky mengungkapkan, membuka usaha emas cukup menguntungkan. Selain mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan biaya pembuatan perhiasan, kalangan pengusaha juga mendapatkan keuntungan dari lonjakan harga emas. "Selain itu cukup likuid. Stok yang ada bisa diuangkan apabila kekurangan dana," urainya.
Namun, yang perlu diingat bagi pemula yang hendak membuka usaha emas harus waspada terhadap peredaran emas palsu. "Banyak penipuan dari pemasok dengan modus melapisi tembaga dengan emas. Jadi seolah-olah emas murni padahal bukan," sebutnya.
Dia memaparkan, emas lapisan kabel tembaga tersebut biasanya dipasok oleh perajin emas rumah tangga. "Jelas ini merugikan pengusaha maupun konsumen," cetusnya.
Menurut dia, berinvestasi di emas batangan jauh lebih menguntungkan daripada emas perhiasan. Karena setiap membeli emas batangan tidak mendapatkan tambahan biaya apa pun. Begitu pula ketika hendak menjualnya kembali.
"Lain lagi jika berinvestasi di perhiasan akan dikenakan biaya pembuatan perhiasan yang besarnya Rp35.000- Rp50.000 per gram. Sedangkan saat kita menjualnya, biaya itu tidak dihitung alias hilang," ungkapnya.
Dia mengatakan, keuntungan lain dari berinvestasi emas batangan, investor mudah menjualnya segera kapan pun. Bahkan, investasi emas bisa digunakan sebagai jaminan di pegadaian sehingga investor tidak harus menjual emas yang dimiliki.
Dia menjelaskan, salah satu keunggulan investasi komoditas emas adalah investor tidak perlu khawatir terkena dampak inflasi. Ketika nilai tukar terus menurun, nilai emas akan tetap. Karena itu tidak salah kalau harga emas terus melonjak naik.
"Emas akan tetap memiliki nilai tinggi dan tetap akan dibeli," sebut Franky. Di Indonesia, Surabaya terkenal sebagai pusat industri dan perdagangan emas terbesar. Hampir 70 persen pasar perdagangan emas maupun pabrik-pabrik penghasil emas di Indonesia berada di Surabaya.
Pabrik emas Surabaya sudah dikategorikan world class. Hal inilah yang membuat banyak investor asing tertarik membuka pabrik emas. Sebagai pusat perhiasan emas, Surabaya sudah banyak memiliki sumber daya manusia (SDM) yang ahli di bidangnya dan kaya bahan bakunya. Selain itu, investor juga lebih mudah mencari peralatan untuk mengolah emas, sekaligus pemeliharaan dan servisnya. (sindo//nsa)
Ambruknya pasar modal membuat kalangan investor kini kembali memburu komoditas. Selain minyak mentah (crude oil), komoditas yang sedang diburu investor adalah emas. Di negara yang masyarakatnya sudah maju, kondisi ini justru membuat bergairah semua jenis investasi emas, termasuk transaksi derivatifnya.
Berbeda dengan produk investasi modern seperti reksa dana, saham, dan obligasi yang baru dikenal belakangan ini, emas menjadi barang investasi dari masa ke masa. Emas bisa dijadikan bagian dari portofolio investasi para pemodal, sebagian alternatif diversifikasi investasi.
Salah satu keunggulan emas, harganya selalu bergerak mengikuti laju inflasi. Meski puluhan tahun tersimpan, emas tetap sama nilainya. Berbeda dengan menyimpan dana dalam bentuk uang tunai, nilai uang akan berkurang termakan inflasi bila disimpan dalam kurun waktu yang lama.
"Pasar masih menunggu momentum, apabila USD melemah harga emas akan meningkat. Spekulasi terhadap komoditas minyak mulai turun, dan kini investor memburu emas," ujar Country Manager World Gold Council (WGC) Indonesia Leo Hadi Loe.
Meskipun harga emas kerap berfluktuasi, dari waktu ke waktu cenderung terus mengalami peningkatan. Contohnya sepekan terakhir, harga emas sempat anjlok ke level Rp230.000 per gram, tapi dalam sepekan berhasil rebound ke posisi Rp266.000 per gram.
Dibandingkan investasi komoditas lain, emas mempunyai banyak keunggulan. Di antaranya, emas merupakan jenis investasi yang nilainya sangat stabil, likuid, dan aman secara riil, serta dapat dikelola sendiri. Dengan demikian, emas sangat layak menjadi salah satu bagian dari portofolio investasi.
Menurut Leo, investasi di komoditas ini sangat menguntungkan. Apalagi di tengah kondisi perekonomian dunia yang lesu. "Ada support level yang membuat harga emas tidak akan turun," sebutnya.
Begitu mudahnya berinvestasi emas membuat siapa pun bisa menjadi investor emas. Investasi bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga, profesional, pelaku usaha, pelaku bursa ataupun perusahaan-perusahaan sebagai alternatif investasi.
Sementara Direktur Utama PT Kurnia Jaya Danial Franky mengungkapkan, membuka usaha emas cukup menguntungkan. Selain mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan biaya pembuatan perhiasan, kalangan pengusaha juga mendapatkan keuntungan dari lonjakan harga emas. "Selain itu cukup likuid. Stok yang ada bisa diuangkan apabila kekurangan dana," urainya.
Namun, yang perlu diingat bagi pemula yang hendak membuka usaha emas harus waspada terhadap peredaran emas palsu. "Banyak penipuan dari pemasok dengan modus melapisi tembaga dengan emas. Jadi seolah-olah emas murni padahal bukan," sebutnya.
Dia memaparkan, emas lapisan kabel tembaga tersebut biasanya dipasok oleh perajin emas rumah tangga. "Jelas ini merugikan pengusaha maupun konsumen," cetusnya.
Menurut dia, berinvestasi di emas batangan jauh lebih menguntungkan daripada emas perhiasan. Karena setiap membeli emas batangan tidak mendapatkan tambahan biaya apa pun. Begitu pula ketika hendak menjualnya kembali.
"Lain lagi jika berinvestasi di perhiasan akan dikenakan biaya pembuatan perhiasan yang besarnya Rp35.000- Rp50.000 per gram. Sedangkan saat kita menjualnya, biaya itu tidak dihitung alias hilang," ungkapnya.
Dia mengatakan, keuntungan lain dari berinvestasi emas batangan, investor mudah menjualnya segera kapan pun. Bahkan, investasi emas bisa digunakan sebagai jaminan di pegadaian sehingga investor tidak harus menjual emas yang dimiliki.
Dia menjelaskan, salah satu keunggulan investasi komoditas emas adalah investor tidak perlu khawatir terkena dampak inflasi. Ketika nilai tukar terus menurun, nilai emas akan tetap. Karena itu tidak salah kalau harga emas terus melonjak naik.
"Emas akan tetap memiliki nilai tinggi dan tetap akan dibeli," sebut Franky. Di Indonesia, Surabaya terkenal sebagai pusat industri dan perdagangan emas terbesar. Hampir 70 persen pasar perdagangan emas maupun pabrik-pabrik penghasil emas di Indonesia berada di Surabaya.
Pabrik emas Surabaya sudah dikategorikan world class. Hal inilah yang membuat banyak investor asing tertarik membuka pabrik emas. Sebagai pusat perhiasan emas, Surabaya sudah banyak memiliki sumber daya manusia (SDM) yang ahli di bidangnya dan kaya bahan bakunya. Selain itu, investor juga lebih mudah mencari peralatan untuk mengolah emas, sekaligus pemeliharaan dan servisnya. (sindo//nsa)
Selasa, 20 Mei 2008
Cerdas Membangun Bisnis
MEMILIKI bisnis sendiri tentulah sangat menyenangkan. Apalagi jika bisnis tersebut mendatangkan keuntungan besar. Bagaimana cara merealisasikannya?
Membangun kerajaan bisnis yang menguntungkan bukanlah hal gampang. Bagi Anda yang tinggal meneruskan usaha yang dirintis oleh keluarga, bersyukurlah karena Anda tak perlu lagi mencari celahnya.
Nah, bagi Anda yang memulainya dari nol, pastilah butuh kerja keras plus kejelian melihat peluang. Banyak hal yang harus dipersiapkan, direncanakan, dan dilaksanakan dengan ketekunan. Ingin tahu tips sukses membangun bisnis, simak tips berikut ini:
Riset Pasar
Sekecil apa pun usaha yang hendak dibangun, langkah ini tetap harus dilakukan. Pasalnya, riset merupakan landasan utama dalam membangun bisnis. Pelajari kebiasaan masyarakat di mana Anda akan membuka usaha. Apakah usaha yang akan dibangun memiliki pasar yang prospektif. Tentukan mana yang akan jadi sasaran utama, Anda atau konsumen Anda jadi lebih kecil. Jangan tergiur melihat tren bisnis dan latah begitu saja mengikutinya. Apalagi bila Anda sudah menjadi yang ketiga, keempat, atau kelima, Anda pun akan susah mendapatkan pasar. Kecuali bila Anda memiliki nilai plus dibanding kompetitor.
Modal yang Memadai
Membuka usaha identik dengan modal yang besar. Memang ada benarnya. Inilah yang membuat orang berpikir dua kali saat hendak membuka usaha dan dibenturkan pada kebutuhan modal yang besar. Sementara mereka belum yakin apakah usahanya akan sukses seperti dalam perkiraan. Jangan buru-buru nyerah ketika terbentur soal modal. Saat ini ada beberapa jenis pilihan yang tersedia untuk mendapatkan modal usaha. Ada dapat memilih ikut program pemerintah dalam membangun usaha kecil.
Anda bisa mulai mengajukan pinjaman pada bank yang menangani usaha kecil dan mendapatkan pinjaman berjumlah kecil. Atau Anda bisa mengambil pinjaman pribadi di bank. Pilihan lain adalah mencari rekanan yang mau berinvestasi untuk memulai usaha bersama.
Partner yang Tepat
Membangun usaha butuh dukungan dari berbagai pihak. Mulai penyuplai barang, pemasaran, hingga konsultan. Nah, untuk urusan ini Anda harus benar-benar selektif memilihnya. Pilihlah partner kerja yang benar-benar bisa mendukung Anda.
Beberapa pengalaman manajemen juga lebih disukai. Jika Anda ingin rekan kerja yang memenuhi latar belakang financial, mereka perlu memiliki kredit yang bagus atau kemampuan untuk menawarkan dukungan financial.
Ciptakan Image yang Kuat
Untuk menyiasati sengitnya persaingan bisnis, sebelum memulai berbisnis Anda harus memikirkan bagaimana untuk menjadi beda dan tak terlupakan. Ini berkaitan dengan brand image yang akan Anda sebarkan kepada konsumen. Mungkin Anda bisa memulainya dengan desain tempat usaha yang unik dan eye cathing. Pada masa awal buatlah program-program penjualan yang menarik. Sabar pada awal usaha, jauhkan keinginan untuk mendapatkan laba besar. Lebih baik sebagian keuntungan diberikan untuk memberikan servis tambahan kepada konsumen.
(sindo//tty)
Membangun kerajaan bisnis yang menguntungkan bukanlah hal gampang. Bagi Anda yang tinggal meneruskan usaha yang dirintis oleh keluarga, bersyukurlah karena Anda tak perlu lagi mencari celahnya.
Nah, bagi Anda yang memulainya dari nol, pastilah butuh kerja keras plus kejelian melihat peluang. Banyak hal yang harus dipersiapkan, direncanakan, dan dilaksanakan dengan ketekunan. Ingin tahu tips sukses membangun bisnis, simak tips berikut ini:
Riset Pasar
Sekecil apa pun usaha yang hendak dibangun, langkah ini tetap harus dilakukan. Pasalnya, riset merupakan landasan utama dalam membangun bisnis. Pelajari kebiasaan masyarakat di mana Anda akan membuka usaha. Apakah usaha yang akan dibangun memiliki pasar yang prospektif. Tentukan mana yang akan jadi sasaran utama, Anda atau konsumen Anda jadi lebih kecil. Jangan tergiur melihat tren bisnis dan latah begitu saja mengikutinya. Apalagi bila Anda sudah menjadi yang ketiga, keempat, atau kelima, Anda pun akan susah mendapatkan pasar. Kecuali bila Anda memiliki nilai plus dibanding kompetitor.
Modal yang Memadai
Membuka usaha identik dengan modal yang besar. Memang ada benarnya. Inilah yang membuat orang berpikir dua kali saat hendak membuka usaha dan dibenturkan pada kebutuhan modal yang besar. Sementara mereka belum yakin apakah usahanya akan sukses seperti dalam perkiraan. Jangan buru-buru nyerah ketika terbentur soal modal. Saat ini ada beberapa jenis pilihan yang tersedia untuk mendapatkan modal usaha. Ada dapat memilih ikut program pemerintah dalam membangun usaha kecil.
Anda bisa mulai mengajukan pinjaman pada bank yang menangani usaha kecil dan mendapatkan pinjaman berjumlah kecil. Atau Anda bisa mengambil pinjaman pribadi di bank. Pilihan lain adalah mencari rekanan yang mau berinvestasi untuk memulai usaha bersama.
Partner yang Tepat
Membangun usaha butuh dukungan dari berbagai pihak. Mulai penyuplai barang, pemasaran, hingga konsultan. Nah, untuk urusan ini Anda harus benar-benar selektif memilihnya. Pilihlah partner kerja yang benar-benar bisa mendukung Anda.
Beberapa pengalaman manajemen juga lebih disukai. Jika Anda ingin rekan kerja yang memenuhi latar belakang financial, mereka perlu memiliki kredit yang bagus atau kemampuan untuk menawarkan dukungan financial.
Ciptakan Image yang Kuat
Untuk menyiasati sengitnya persaingan bisnis, sebelum memulai berbisnis Anda harus memikirkan bagaimana untuk menjadi beda dan tak terlupakan. Ini berkaitan dengan brand image yang akan Anda sebarkan kepada konsumen. Mungkin Anda bisa memulainya dengan desain tempat usaha yang unik dan eye cathing. Pada masa awal buatlah program-program penjualan yang menarik. Sabar pada awal usaha, jauhkan keinginan untuk mendapatkan laba besar. Lebih baik sebagian keuntungan diberikan untuk memberikan servis tambahan kepada konsumen.
(sindo//tty)
Langganan:
Komentar (Atom)